
JOMBANGKAB – Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada Rabu, 22 April 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Dinas Pertanian bersinergi dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jombang menggelar serangkaian aksi nyata. Mengusung tema global "Our Power, Our Planet", kegiatan ini difokuskan pada upaya penurunan emisi karbon, konservasi air, dan penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga.
Jajaran dari Dinas Lingkungan Hidup mengawali kegiatan ini dengan aksi Bike to Work. Para pegawai DLH memilih mengayuh sepeda menuju kantor juga ke lokasi kegiatan penanaman di PKK untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor.

Tak berhenti di situ, aksi berlanjut dengan pembuatan lubang biopori di sekitar area kantor DLH. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya serap air tanah sekaligus mengelola sampah organik di sumbernya, sebagai solusi praktis menghadapi krisis iklim.
Puncak acara peringatan menanam bersama berlangsung di area depan kantor PKK Kabupaten Jombang. Acara diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Ibu Yuliati Nugrahani, didampingi Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Jombang, dan Dinas Pertanian.

Gerakan menanam ini menjadi komitmen Kabupaten Jombang untuk terus bergerak melawan krisis iklim demi bumi yang lebih lestari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi nyata dari Hari Kesatuan Gerak PKK ke - 54 Tahun 2026. Dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, para pengurus PKK bersama sama melakukan penanaman berbagai jenis sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lahan pekarangan yang ada disekitar kantor PKK Kabupaten Jombang.
"Peringatan Hari Bumi 2026 menjadi momentum penting bagi kita semua untuk kembali menyadari bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, dimulai dari rumah tangga," tutur Yuliati Nugrahani.

Beliau juga menegaskan bahwa tema "Our Power, Our Planet" menekankan pada kekuatan aksi kolektif masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif memiliki efek domino yang luar biasa. Diantaranya mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandir, menekan pengeluaran rumah tangga dengan memanen hasil sendiri, serta menambah ruang terbuka hijau di lingkup terkecil.
"Harapannya, dari pekarangan rumah di Jombang, kita ikut mengambil bagian dalam gerakan global menjaga bumi. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Jombang berharap semakin banyak keluarga yang tergerak untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. "Dengan mengedukasi masyarakat melalui aksi-aksi sederhana namun konsisten, diharapkan budaya peduli lingkungan dapat mengakar kuat di tengah masyarakat Jombang", tuturnya.